skip to Main Content

10 Pengacara Papan Atas di Indonesia

0 Shares

Karir sebagai pengacara dahulu hanya dipandang sebelah mata saja. Beberapa tahun belakangan semenjak banyaknya kasus persidangan yang muncul di berbagai media, pengacara menjadi salah satu pekerjaan yang memilliki prestise tinggi. Sebut saja beberapa nama pengacara Indonesia yang sering muncul di televisi, seperti O. C. Kaligis atau Hotman Paris Hutapea. Para pengacara ini yang sering menangani kasus-kasus orang ternama dan tentunya menerima gaji yang membelalakan mata.

Sebagian besar pengacara yang sering terlihat di televisi disebut dengan pengacara litigasi, yaitu pengacara yang melakukan segala bentuk advokasi dalam acara persidangan di pengadilan. Berikut ini adalah 10 pengacara litigasi papan atas yang terkenal di Indonesia.

Adnan Buyung Nasution

Adnan Buyung Nasution adalah seorang pengacara besar yang lahir di Jakarta, 20 Juli 1934. Beliau menempuh pendidikan di Fakultas Hukum dan Ilmu Pengetahuan Kemasyarakatan Universitas Indonesia tahun 1964 untuk jenjang strata 1, Studi Hukum Internasional, Universitas Melbourne, Australia tahun 1959 untuk jenjang strata 2, dan Universitas Utrecht, Belanda tahun 1992 untuk jenjang strata 3. Nasution meninggal di Jakarta, 23 September 2015 pada umur 81 tahun.
Ia mendirikan sebuah firma hukum yang bernama Adnan Buyung Nasution & Partners yang beralamat di Plaza Alstom, 3rd Floor, Jl. TB Simatupang Kav. IS-1, Jakarta 12310, Indonesia.

Otto Cornelius Kaligis

Otto Cornelius Kaligis atau yang akrab disapa O. C. Kaligis diijuluki sebagai Guru Advokat Indonesia karena ditangan beliau lahir pengacara-pengacara ternama seperti Hotman Paris Hutapea, Elza Syarief, dan lain-lain. Beliau lahir di Makassar, 19 Juni 1942. Latar belakang pendidikan yang ditempuh beliau adalah Fakultas Hukum Universitas Parahyangan Bandung (1961-1966) yang kemudian dilanjutkan dengan menempuh Pendidikan Keterampilan Kenotariatan Universitas Indonesia (1968). Untuk strata 2, beliau mengenyam pendidikan di Fakultas Filosofi Universitas Rheinish Westfalische Technische Hochschule (RWTH), Jerman (1972-1975) dan untuk gelar doktor beliau belajar di Ilmu Hukum dari Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran (2009).Beliau mendirikan sebuah firma hukum yang bernama O. C. Kaligis & Associates yang memiliki dua kantor. Kantor di Jakarta beralamat di Jl.Majapahit 18-20, Kompleks Majapahit Permai Blok B – 123, Jakarta 10160 – Indonesia dan Kantor di Surabaya yang beralamat di Ruko Grand Sungkono 2 Blok D5, Jl. Dukuh Kupang Barat I D/5, Surabaya – Indonesia.

Todung Mulya Lubis

Todung Mulya Lubis lahir di Muara Botung, Tapanuli Selatan, 4 Juli 1949. Lubis menempuh pendidikan strata 1 di Fakultas Hukum Universitas Indonesia dan lulus tahun 1974. Beliau menempuh program strata 2 berturut-turut di Master of Law, Law School di  University of California at Berkeley, Amerika Serikat tahun 1978 dan Master of Law, Harvard Law School, USA tahun 1980. Untuk program doktoral, beliau menempuh Doctor of Juridical Science di University of California at Berkeley, Amerika Serikat tahun 1990. Seperti pengacara lainnya, Lubis juga mendirikan sebuah firma hukum pada tahun 1986 yang bernama Lubis Partners yang berganti menjadi Lubis Santosa Maulana &  Partners. Nama firma yang digunakan sekarang adalah Lubis Santosa & Maramis yang beralamat di Equity Tower, 12th Floor Sudirman Central Business District (SCBD), Lot.9 Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 12190, Indonesia.

Hotman Paris Hutapea

Hotman Paris Hutapea lahir di Laguboti, 20 Oktober 1959. Beliau adalah lulusan Sarjana Hukum dari Fakultas Hukum Universitas Parahyangan Bandung (1981), Master of Law dari University Technology of Sidney, Australia (1990), Magister Ilmu Hukum dari Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (2006) dan Doktor Ilmu Hukum dari Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran (2011). Hutapea juga dijuluki sebagai “Raja Pailit” dan pengacara selebritis Indonesia, serta pengacara 30 Miliar.

Beliau adalah pendiri Hotman Paris Hutapea & Partners pada tahun 1999. Kantornya berada di Gedung Summitmas I, Lantai 18, Jl. Jenderal Sudirman Kav. 61-62, Jakarta – Indonesia, 12069.

Abdul Hakim Garuda Nusantara

Abdul Hakim garuda Nusantara lahir di Pekalongan, 12 Desember 1954. Selain menjadi pengacara, Nusantara juga disebut sebagai pejuang HAM karena sejak di tingkat empat Hakim sudah menjadi relawan di Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta, di Divisi Hak Asasi Manusia. Beliau menempuh pendidikan strata 1 di Fakultas Hukum Universitas Indonesia pada tahun 1978 dan strata 2 Master of Law di University of Washington, Amerika Serikat pada tahun 1981.Nusantara menjadi pendiri firma hukum yang dinamakan A. Hakim G. Nusantara, Harman & Partners yang beralamat di OFFICE 8, 12 Floor, Jl. Senopati Raya No. 8 B, Jakarta 12190 – Indonesia.

Hotma Sitompul

Hotma Sitompul adalah seorang pengacara keturunan Batak yang berhasil menjadi salah satu pengacara kondang di Indonesia. Beliau adalah ayah dari vokalis grup band Samsons, Bam. Latar belakang pendidikan yang diketahui pernah ditempuh oleh Sitompul adalah Magister Hukum Bisnis di UGM. Beliau memiliki sebuah firma hukum yang dinamakan Hotma Sitompoel & Associates yang berlokasi di Jl. Martapura No.3 Jakarta 10230 Indonesia. Lembaga Bantuan Hukum Mawar Saron adalah sebuah lembaga non-profit yang juga bagian dari Yayasan Hotma Sitompoel, yang beralamat di Graha Mitra Sunter Blok D 9-11, Jl. Sunter Boulevard Raya Jakarta 14350.

Juniver Girsang

Juniver Girsang menjadi advokat sejak tahun 1987. Girsang menempuh pendidikan formal di Fakultas Hukum (S1) Universitas Krisnadwipayana (1986), Program Study Magister (S2) Ilmu Hukum Universitas Padjadjaran (2004), dan Program Study Doktor (S3) Universitas Padjadjaran (2010). 

Pada tahun 2000, beliau mencoba untuk membuka firmanya sendiri dengan nama Juniver Girsang & Partners. Alamat firma hukum ini adalah di Golden Centrum, Jl. Majapahit No.26 Blok O, Jakarta Pusat 10160.

Elza Syarief

Elza Syarief adalah wanita kelahiran Jakarta, 24 Juli 1957 yang banyak dikenal sebagai kuasa hukum para selebritis Indonesia. Syarief menempuh pendidikan di Bachelor of Law Graduated from School of Law, Universitas Jayabaya, Jakarta tahun 1987, Magister of Law in Business Law Universitas Padjajaran, Bandung tahun 2003 dan Doctoral Program, konsentrasi Civil Law, Universitas Padjajaran, Bandung tahun 2009. Selain itu beliau juga menempuh beberapa pelatihan untuk menunjang profesionalitas, seperti Lawyers Certificate (1989), Advocate Certificate (1992), Corporate Lawyer Certificate (1998), Capital Market Law Certificate (1999).Syarief mendirikan sebuah firma hukum yang dinamai Elza Syarief Law Office yang berlokasi di Jl. Latuharhari No. 19, Menteng – Jakarta Pusat 10310.

Luhut M. P. Pangaribuan

Luhut Manihot Parulian Pangaribuan atau sering disapa Luhut Pangaribuan merupakan salah satu pengacara kondang keturunan Batak yang lahir di Balige, Sumatra Utara, 24 Mei 1956. Pangaribuan menempuh pendidikan formal di Universitas Indonesia, Fakultas Hukum (1981), University of Nottingham, United Kingdom, Master of Law (1991), dan Program Pasca Sarjana Universitas Indonesia, Doktor Ilmu Hukum.

Tahun 1997, Pangaribuan mendirikan sebuah firma yang bernama LMPP (Luhut Manihot Parulian Pangaribuan) setelah 20 tahun pengalaman sebagai pembela umum yang bekerja sama dengan Peradin dan juga LBH Jakarta. Kantornya berada di Bapindo Plaza Citibank Tower Lt. 23, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 54-55, Jakarta 12190.

Frans Hendra Winarta

Frans Hendra Winarta lahir di Bandung, 17 September 1943. Winarta menempuh pendidikan di Fakultas Hukum di Universitas Katolik Parahyangan, Bandung (1970), Kursus Notaris di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (1979), Magister Hukum (Pidana) di Universitas Indonesia (1999) dan Doktor Ilmu Hukum di Universitas Padjadjaran, Bandung (2007). 

Frans Winarta & Partners adalah firma hukum yang didirikan oleh Winarta yang beralamat di Kompleks Bukit Gading Mediterania (Florencia), Boulevard Bukit Gading Raya, Blok A 15 – 17, Kelapa Gading Permai, Jakarta 14240, Indonesia. 

0 Shares

Adi Pramono

Adi Pramono adalah seorang web developer, juga seorang penulis lepas yang gemar membagikan tulisan tentang isu sosial, investasi, dan teknologi.

This Post Has 0 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

15 + seven =

Back To Top