skip to Main Content

8 Tanda Kemiskinan

0 Shares

Miskin atau kaya hanyalah sebuah perspektif. Seberapa tinggipun gaji Anda, jika tidak dapat mengelolanya dengan baik, maka akan terasa serba kekurangan. Dengan gaji kecil pun tidak menutup kemungkinan Anda merasa kaya karena keberhasilan Anda dalam membuat hidup berkecukupan.

Mari klarifikasi lagi definisi miskin. Miskin di sini bukan orang yang hidup di jalan, tidak punya air atau makanan, dan tidak punya pekerjaan. Kemiskinan terjadi bukan karena Anda tidak mengasilkan uang sama sekali. Banyak orang menjadi miskin dikarenakan kurangnya perencanaan masa depan, tingginya gaya hidup, tidak memperhatikan prioritas, sering membeli barang yang tidak diperlukan atau membeli secara impulsif, tidak memiliki tabungan, atau sering berhutang untuk memenuhi kebutuhan hidup. Jika hal-hal yang disebutkan di atas salah satu atau semuanya Anda lakukan, maka dapat dipastikan Anda akan sulit memperbaiki taraf hidup Anda.

Nyatanya miskin atau kaya tidak hanya selalu soal uang. Jika kaya dalam pikiran Anda hanya terfokus pada ada tidaknya uang yang Anda miliki, maka Anda salah besar. Melansir alux.com, berikut ini adalah 8 tanda bahwa Anda masih miskin. 

1. Jika Anda berhenti bekerja, Anda tidak dapat mempertahankan gaya hidup lebih dari 3 bulan

Ini adalah salah satu cara paling mudah untuk mengetahui apakah hidup Anda berjalan dengan baik tidak peduli sebesar apapun Anda menghasilkan uang. Jika suatu saat Anda harus berhenti bekerja karena ada alasan tertentu tanpa mengubah gaya hidup, seberapa lama Anda dapat mempertahankannya? Satu tahun, 6 bulan, hanya satu bulan, atau bahkan kurang dari sebulan? Jika Anda tidak memiliki tabungan atau dana mengalir untuk mempertahankan gaya hidup paling tidak selama 3 bulan, maka Anda dapat dikategorikan sebagai miskin. 

2. Anda memerlukan waktu 1 jam untuk sampai di tempat kerja

Seberapa seringkah Anda mendengar istilah “waktu adalah uang”? Hal ini tidak sepenuhnya benar karena Anda akan selalu dapat menghasilkan uang, tapi kenyataannya sekarang Anda tidak mampu. Faktanya adalah Anda membuang sebagian besar waktu dengan berpindah dari 1 tempat ke tempat lain tanpa menghasilkan apapun adalah hal yang membingungkan. Jika Anda menghabiskan 1 jam untuk berangkat ke tempat kerja dan 1 jam untuk pulang ke rumah, berarti Anda menghabiskan 2 jam sehari, 10 jam dalam seminggu, dan 520 jam dalam setahun. Anda dapat membayangkan berapa banyak waktu yang terbuang untuk melakukan hal produktif.

3. Anda memiliki tagihan yang harus Anda perjuangkan atau tidak mampu membayarnya

Ini merupakan 1 cara untuk mengetahui bahwa Anda miskin secara finansial. Jika listrik Anda diputuskan oleh PLN, tidak memiliki pulsa untuk menelepon atau mengirimkan pesan singkat, atau tidak memiliki dana untuk membayar tagihan lainnya, maka Anda masuk kategori miskin. Anda pasti berpikir bahwa hal ini hanya terjadi pada orang dengan gaji rendah yang pendapatannya tidak mampu menutupi semua biaya hidup. Anda salah besar. Hal ini juga terjadi pada orang dengan penghasilan tinggi yang tidak dapat memperkirakan tagihan di masa depan dan membeli sesuatu yang tidak berguna, hingga akhirnya harus menjual asetnya untuk melunasi tagihan. Bayangkan berapa orang yang memiliki smartphone canggih namun tidak memiliki pulsa atau kuota? Atau orang yang memiliki mobil mewah namun tidak sanggup membayar pajak dan masih tinggal dengan orangtua? Anda tentu mengetahui bagaimana cara dunia bekerja.

4. Anda memiliki ketergantungan

Tidak peduli seberapa banyak uang yang Anda hasilkan, Anda masih miskin jika ada sesuatu yang mengendalikan Anda. Orang kaya adalah orang yang bebas. Walaupun perbudakan sudah tidak ada lagi pada zaman sekarang, hidup Anda dapat dikendalikan oleh bahan kimia atau perusahaan yang bekerja untuk memastikan Anda tetap ketagihan. Hal kecil seperti merokok dapat menempatkan hidup Anda dalam bahaya, apalagi jika berhubungan dengan obat-obatan terlarang dan minuman keras. Hidup seharusnya indah dan menyenangkan. Anda tentu menginginkan hidup selama mungkin dan sesehat yang Anda bisa, jadi Anda dapat menikmatinya. Ketergantungan mungkin tidak membuat Anda miskin secara finansial namun Anda mengurangi 10 tahun hidup Anda hanya karena suatu kesalahan yang mengendalikan hidup Anda. Tidaklah salah jika istilah kesehatan adalah kekayaan yang tidak dapat dibeli. Jika Anda menghancurkannya, maka akan sangat susah mengembalikannya ke keadaan semula walaupun Anda bergelimang harta.

5. Anda mengharapkan pemerintah mengurus Anda setelah pensiun

Orang miskin selalu mengharapkan orang lain untuk mengurus masalah mereka. Anda dapat menyaksikannya di berita setiap hari dimana orang-orang menempatkan diri mereka di situasi buruk dan menyalahkan pemerintah karena tidak menolong mereka. Jika Anda menunggu presiden atau pejabat untuk meningkatkan kesejahteraan hidup Anda, maka pemikiran Anda benar-benar tidak masuk akal. Ada banyak orang di setiap negara yang keberadaannya secara individu tidak ada artinya bagi mesin politik dan para politisi tidak tertarik dengan orang secara individu karena pemerintah berurusan dengan rakyat secara berkelompok. Walaupun mereka mengeluarkan hukum yang dapat membantu kesejahteraan ekonomi dan hal lainnya, pada akhirnya Anda jugalah yang harus meningkatkan taraf hidup Anda sendiri. Peraturan negara dapat berubah, pejabat pemerintahan dapat datang dan pergi silih berganti, namun kesuksesan Anda tidak boleh bergantung pada mereka.

6. Anda menghabiskan uang sebelum Anda mendapatkan uangnya

Ini adalah alasan klasik dan utama dari permasalahan mengapa orang miskin tetap miskin karena terjebak dalam lingkaran hutang. Hutang mencegah Anda mengambil langkah panjang karena Anda harus memikirkan bagaimana cara melunasi tagihan hutang. Banyak sekali orang yang melakukan hal ini dan sangat mengejutkan ternyata mereka tidak menyadari apa yang mereka lakukan. Jika Anda ingin menjadi kaya atau paling tidak ingin memperbaiki situasi keuangan, Anda perlu mempelajari bagaimana cara mengatur keuangan dan bagaimana cara mengendalikan dampaknya terhadap kehidupan Anda. Uang seharusnya digunakan untuk perlindungan kesehatan Anda dan keluarga, kenyamanan, gaya hidup, dan terkadang kebahagiaan. Jika Anda menemukan diri Anda terjebak dalam situasi ini, maka hal pertama yang wajib Anda lakukan adalah lunasi semua hutang yang dimiliki. Jangan  menutup lubang dengan menggali lubang yang baru. Melunasi hutang memang berat, namun hasilnya setimpal.

7. Anda mencuri wi-fi, listrik, kabel, atau menggunakan torrent untuk mengunduh film dan musik

Setiap orang memerlukan pengetahuan untuk memperkaya intelektualitas. Pencurian dan pembajakan adalah sesuatu yang dipandang rendah. Pencurian dan pembajakan hasil karya orang lain adalah suatu bentuk kejahatan yang mematikan kreativitas. Jika Anda tidak dapat membayar tagihan wi-fi, listrik, kabel atau menggunakan torrent untuk mengunduh film atau musik, maka Anda masih tergolong miskin. Anda harus memahami bahwa Anda harus menggunakan informasi dan pengetahuan yang Anda miliki untuk bekerja keras dan melokasikan diri di tempat yang benar. 

8. Anda tidak memiliki keluarga yang penuh kasih sayang

Tidak ada kekayaan yang dapat dibandingkan dengan memiliki keluarga yang penuh kasih sayang. Tidak peduli sebanyak apapun uang yang Anda miliki, jika Anda tidak memiliki waktu untuk dihabiskan bersama anak-anak atau memiliki orang yang dicintai dan mencintai Anda juga, maka Anda miskin. Memiliki keluarga yang mendukung, percaya dan selalu ada untuk Anda adalah sebuah kekuatan yang luar biasa. Jika orangtua Anda masih hidup, Anda mungkin tidak menyadari betapa kayanya Anda. Ini adalah hal yang sering disia-siakan dan baru disadari betapa berharganya hal tersebut setelah kehilangan. Jangan menjadi salah satu dari mereka yang menyia-nyiakan keluarga. Luangkanlah waktu Anda untuk anak-anak dan pastikan mereka menjadi manusia yang luar biasa. Habiskanlah waktu dengan orangtua Anda dan dengarkan mereka karena banyak sekali nilai luar biasa yang dapat Anda ambil dari pengalaman hidup mereka sehingga Anda tidak akan menyia-nyiakan pasangan Anda kelak. 

Kesimpulan

Tidak peduli bagaimana pun situasi Anda saat ini, tidak peduli di negara mana Anda tinggal, tidak peduli bagaimana cara Anda dibesarkan, Anda tetap memiliki 24 jam yang sama dengan siapapun. Anda tidak dapat memilih orangtua atau di mana Anda lahir, namun Anda dapat memilih untuk meninggalkan masa lalu. Tugas dan kewajiban Anda adalah memastikan Anda telah bekerja keras dan anak-anak Anda mendapatkan kehidupan yang lebih layak. Terlahir miskin berhubungan dengan nasib, namun mati miskin berhubungan dengan pilihan. Buatlah pilihan Anda dengan bijak!

0 Shares

Adi Pramono

Adi Pramono adalah seorang web developer, juga seorang penulis lepas yang gemar membagikan tulisan tentang isu sosial, investasi, dan teknologi.

This Post Has 0 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

eighteen − 5 =

Back To Top