skip to Main Content
Pengertian Deflasi

Apa itu Deflasi: Pengertian dan Dampaknya Terhadap Ekonomi

0 Shares

Pengertian Deflasi

Apakah itu deflasi? Deflasi adalah keadaan yang menunjukan daya beli sebuah mata uang meningkat dalam masa tertentu karena jumlah uang beredar cenderung lebih kecil daripada jumlah barang atau jasa yang tersedia.

Deflasi dapat pula berarti suatu keadaan dimana terjadi tren penurunan harga barang atau jasa dalam jangka waktu tertentu.

Kabalikan dari deflasi adalah inflasi. Di dalam keadaan inflasi harga meningkat sedangkan nilai uang menurun.

Apakah deflasi itu berdampak baik bagi ekonomi?

Apakah jika harga barang mengalami penurunan serta lebih terjangkau bagi konsumen berarti baik? Tidak juga, karena deflasi dapat pula merugikan dan berdampak negatif, terutama dimulai bagi produsen barang atau penyedia jasa.

Deflasi yang terjadi secara terus menerus dapat merugikan perputaran siklus jual beli secara sistemik. Penurunan harga atas sebuah barang atau jasa dapat membuat produsen atau penyedia jasa mengalami kerugian karena hasil penjulan tidak dapat menutup biaya produksi, dalam lingkaran ini kemudian berdampak ke kehidupan pengusaha, karyawan, penanam modal, serta pada akhirnya berimbas ke masyarakat luas.

Jika deflasi menjadi semakin parah, penyedia barang atau jasa dapat melakukan pengurangan karyawan atau pemutusan hubungan kerja (PHK), untuk melindungi perusahaan dan menurukan beban sementara. Semakin tinggi angka deflasi, maka berkemungkinan semakin tinggi pula potensi PHK tenaga kerja dan jumlah pengangguran dapat meningkat.

Deflasi dapat pula dikaitkan dengan kondisi ekonomi sebuah negara yang menjadi lesu, perputaran ekonomi melambat karena terjadi permintaan menurun, atau iklim investasi menurun.

Apa saja dampak negatif dari deflasi?

Delfasi yang terjadi dalam jangka waktu lama dapat berdampak buruk bagi perekonomian sebuah negara. Deflasi dapat memicu tingginya angka pengangguran, pemutusan hubungan kerja. Deflasi dapat pula menjadi faktor pendorong pengurangan upah tenaga kerja.

Kredit macet di dunia perbankan dan lembaga keuangan adalah dampak negatif dari deflasi. Kredit macet ini diakibatkan oleh karena banyaknya produsen atau penyedia jasa tidak dapat membayar kewajiban hutang karena dalam kondisi sulit dan penjualannya mengalami penurunan.

Dampak domino dari sebuah deflasi antara lain adalah pada sektor pajak sebagai pendapatan sebuah negara. Dengan menurunnya pendapatan dunia usaha, maka otomatis membuat penurunan angka nominal pajak yang dibayarkan dan tidak sebesar pada kondisi ekonomi normal.

0 Shares

Adi Pramono

Adi Pramono adalah seorang web developer, juga seorang penulis lepas yang gemar membagikan tulisan tentang isu sosial, investasi, dan teknologi.

This Post Has 0 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

one × one =

Back To Top