skip to Main Content

Apakah itu Strategi Adaptasi dalam Bisnis

0 Shares

Dalam dunia bisnis, kemampuan beradaptasi adalah salah satu faktor yang menentukan kelanjutan usaha yang dijalankan. Perubahan terus terjadi dan hal tersebut tidak mungkin dapat dibendung. Perubahan dapat membawa dampak buruk dan baik tergantung dari bagaimana cara mengantisipasinya. Untuk itu, perlu adanya strategi untuk menghindari dampak buruk dan mengambil keuntungan dari dampak baik.

Strategi adaptasi adalah kemampuan terencana untuk bereaksi secara efektif ketika faktor bisnis dan lingkungan berubah secara tak terduga. Banyak perusahaan melakukan pekerjaan yang bagus dalam merencanakan bagaimana cara mengoperasikan bisnis ketika segala sesuatunya berjalan sesuai yang diharapkan. Perusahaan yang bertahan dalam jangka panjang seringkali merencanakan fleksibilitas dalam merespon hal-hal tak terduga.

Proses adaptasi berlaku di semua sektor bisnis, dari makanan sampai alat elektronik. Ada yang tetap berdiri kokoh dan ada pula yang gulung tikar. Contoh konkret di Indonesia dapat dilihat dari brand kopi Kapal Api yang terkenal sampai ke mancanegara. Bisnis yang dijalankan sejak tahun 1927 ini tetap bertahan karena dapat beradaptasi dengan perubahan pasar. Lalu apakah sebenarnya yang dimaksud dengan strategi adaptasi dalam bisnis? Berikut penjelasan yang dilansir dari Chron tentang strategi adaptasi.

Brand ternama seperti Samsung dulu menjual mie dan apple menjual fashion. Dengan adaptasi dalam bisnis menyesuaikan diri dengan kebutuhan pasar dan jaman.

Potensi Perubahan

Satu-satunya hal yang konstan dalam bisnis adalah perubahan. Tantangan dalam perencanaan strategis adalah banyak alat dan sistem yang umum digunakan bergantung pada pemroyeksian masa depan berdasarkan masa lalu. Contohnya ketika menganggarkan biaya, perusahaan seringkali mengambil biaya dari tahun sebelumnya dan hanya menambahkan persentase yang dapat diprediksi dari kenaikan biaya untuk tahun selanjutnya. Evolusi masyarakat, perubahan preferensi pelanggan, peluang dan ancaman yang muncul, semua itu dapat menyebabkan perubahan dalam kurun waktu satu tahun yang tidak diperkirakan selama perencanaan strategis.

Perencanaan Adaptasi

Kemampuan beradaptasi merupakan kemampuan untuk menyesuaikan pendekatan atau tindakan dalam menanggapi perubahan lingkungan eksternal. Ini adalah keterampilan yang berharga bagi individu dan bisnis. Tantangan kemampuan strategi adaptasi pada dasarnya terletak pada keharusan merencanakan hal yang tidak terduga. Tentu saja perubahan atau masalah tidak dapat diantisipasi dan hal tersebut tidak diungkapkan oleh penelitian dan intuisi. Namun sistem atau metode standar dapat ditetapkan untuk merespons perubahan dalam bisnis Anda. Banyak perusahaan merencanakan hal tak terduga dalam hubungan masyarakat dengan menetapkan kepada siapa harus memberi tanggapan ketika publisitas negatif terjadi.

Faktor-Faktor Perubahan

Perubahan dapat terjadi dalam bermacam cara. Industri yang berkembang pesat seperti teknologi dapat berubah dengan sangat cepat. Ini merupakan hal yang lumrah bagi permintaan pelanggan dan ketersediaan teknologi untuk berubah dalam jangka waktu satu tahun. Mempersiapkan riset pemasaran, perkembangan dan tanggapan terhadap promosi kepada perubahan pasar adalah sebuah contoh nyata dari strategi adaptasi. Peraturan hukum, ketersediaan sumber daya dan peluang diversifikasi adalah area perubahan umum lainnya dimana kemampuan beradaptasi sangat bermanfaat.

Pembelajaran dari Pengalaman

Salah satu kunci dari sebuah strategi adaptasi perusahaan adalah kemampuannya untuk belajar dari pengalaman. Seiring berjalannya waktu, pemimpin bisnis membuat kesalahan dalam mempersiapkan atau bereaksi terhadap evolusi pasar. Menyadari kesalahan dalam riset, pengambilan keputusan, komunikasi internal dan eksternal, dan proses lainnya akan membantu penyesuaian diri seiring waktu. Ketika perusahaan memperoleh keahlian baru dalam pengembangan produk atau layanan pelanggan, hal ini dapat meningkatkan keahlian dalam penyesuaian terhadap perubahan.

Kesimpulan

It’s not the strongest of the species that survives, not the most intelligent, but the one most responsive to change.” Kutipan perkataan Charles Darwin ini telah terbukti benar adanya dalam aspek bisnis. Bisnis yang bertahan bukan karena kuat atau cerdas saja, namun yang paling penting adalah bagaimana cara menanggapi dan beradaptasi terhadap perubahan yang terjadi. Ubahlah mindset yang mengatakan bahwa perubahan itu menakutkan. Perubahan memberikan peluang untuk mengembangkan kemampuan dan kreativitas demi mencapai kesuksesan yang diidam-idamkan oleh setiap pelaku bisnis. Bertemanlah dengan perubahan dan yakinlah perencanaan bisnis dengan strategi adaptasi tidak akan mengecewakan! 

0 Shares

Adi Pramono

Adi Pramono adalah seorang web developer, juga seorang penulis lepas yang gemar membagikan tulisan tentang isu sosial, investasi, dan teknologi.

This Post Has 0 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

three × 1 =

Back To Top