skip to Main Content

Faktor – Faktor Penentu Kesuksesan Startup Berdasarkan Idealab

0 Shares

Idealab adalah studio startup yang didirikan oleh Bill Gross pada tahun 1996  yang bermarkas di Pasadena, California, Amerika Serikat dan menjadi bisnis inkubator teknologi yang sukses menciptakan lebih dari 150 perusahaan dari beragam sektor, seperti pelanggan internet dan seluler, teknologi pembersih, pendidikan, otomasi/robot, blockchain, perusahaan software, dan jaringan. 

Bill Gross telah banyak memperhatikan kelahiran, perkembangan dan kesuksesan suatu bisnis, namun tidak sedikit pula yang mengalami kegagalan. Hal ini membangkitkan rasa penasarannya, sehingga muncul keinginan untuk mengamati faktor apa yang paling berpengaruh pada kegagalan dan kesuksesan suatu perusahaan. Gross melakukan riset dengan mengumpulkan data dari ratusan perusahaan, baik itu dari idealab sendiri atau perusahaan non-idealab, dan memberikan peringkat pada masing-masing perusahaan yang diteliti. Melansir pembicaraan Gross di Ted tahun 2015, berikut ini adalah 5 faktor penentu kesuksesan startup.

Pemilihan Waktu

Faktor pertama yang paling berpengaruh adalah waktu. Pemilihan waktu yang tepat memiliki peran sebesar 42% dalam menentukan kesuksesan atau kegagalan sebuah bisnis. Gross sendiri cukup kaget dengan hasil riset ini. Gross mengambil dua contoh bisnis paling sukses karena ketepatan waktu untuk memulainya. Airbnb dan YouTube adalah dua contoh nyata bahwa pemilihan waktu yang tepat menghasilkan bisnis yang sukses. 

Perusahaan Airbnb adalah bisnis yang menawarkan jasa penyewaan rumah pribadi kepada orang asing. Usaha ini yang dulunya tidak banyak ditengok investor handal karena mereka berpikir bahwa tidak akan ada yang mau menyewakan rumahnya pada orang yang sama sekali tidak dikenal sebelumnya. Namun ternyata pemikiran ini terbukti tidak benar. Perusahaan ini muncul pada puncak resesi ekonomi di Amerika. Saat kondisi keuangan masyarakat sedang lesu dan banyak orang memerlukan uang tambahan, Airbnb memberikan peluang bagi masyarakat untuk mendapat penghasilan sampingan dengan menyewakan tempat tinggalnya kepada orang asing dengan harga sewa yang dapat terbilang murah. Dengan demikian, Airbnb menjadi solusi yang tepat untuk mencari alternatif penginapan dan mengatasi keberatan pemilik rumah pribadi terhadap penyewaannya kepada orang asing.

Contoh lainnya digambarkan oleh Gross dengan membandingkan keberhasilan YouTube dengan kegagalan perusahaan Z.com yang dirintisnya. Z.com adalah sebuah perusahaan hiburan online yang bahkan memiliki kontrak dengan bintang hollywood. Namun pada tahun 1999-2000 penetrasi broadband masih terlalu rendah sehingga sangat sulit untuk menonton video secara online karena diperlukan codec dan langkah-langkah yang dilakukan untuk menonton sangat banyak. Alhasil, Z.com ditutup pada tahun 2003. Dua tahun kemudian ketika Adobe Flash telah memecahkan masalah codec dan penetrasi broadband telah mencapai 50%, YouTube hadir di saat yang sangat tepat. Bukan berarti faktor lain tidak berperan penting terhadap kesuksesan, namun banyak perusahaan yang sukses telah terbukti selalu memiliki momentum yang tepat.

Kemampuan Personalia dan Eksekusi

Kemampuan tim dalam mengeksekusi menempati posisi kedua dalam riset, yaitu sebesar 32%. Gross menyatakan kualitas sebuah tim dapat dilihat dari kemampuannya untuk beradaptasi dengan klien. Gross bahkan mengutip perkataan petinju Mike Tyson bahwa “Semua orang memiliki rencana sampai wajah mereka kena tinju.” Keberhasilan tim sangat bergantung pada kemampuan beradaptasi terhadap pukulan-pukulan ke wajah yang dilayangkan oleh klien. Klien adalah realitas yang sebenarnya, maka dari itu kemampuan tim mengeksekusi merupakan hal penting dalam startup.

Faktor Ide

Cukup mengejutkan bahwa ide ternyata menjadi faktor ketiga yang menentukan keberhasilan sebuah bisnis. Ide mempengaruhi kesuksesan sebesar 28%. Ide juga yang mendasari Gross untuk menamakan perusahaannya dengan nama “Idealab” karena awalnya ia berpikir bahwa segalanya tergantung pada ide.

Model Bisnis

Model bisnis menempati posisi keempat penentu kesuksesan dengan persentase sebesar 24%. Model bisnis merupakan hal yang penting karena dapat memberikan gambaran tentang langkah-langkah yang dijalankan untuk memperoleh keuntungan. Model bisnis menggambarkan maksud dan tujuan, produk apa yang ditawarkan, strategi, infrastruktur, struktur organisasi, praktik-praktik niaga, serta kebijakan-kebijakan dan proses-proses operasional dalam suatu usaha. 

Faktor Pendanaan

Banyak pelaku usaha yang berpikir bahwa pendanaan adalah hal yang terpenting jika ingin memulai suatu usaha. Nyatanya menurut riset, pendanaan hanya memiliki persentase sebesar 14% saja dalam menentukan suksesnya sebuah bisnis. Hal ini dibuktikan dengan beberapa perusahaan yang masih gagal walaupun memiliki dana yang mencukupi. Gross mengatakan walaupun dana di awal kurang, jika terus berkembang maka tidak akan sulit untuk menggalang dana pada masa kini.

Kesimpulan

Jika terpikir ingin membuka usaha, pertimbangkanlah faktor-faktor di atas. Amati terlebih dahulu tentang minat pasar terhadap produk yang akan ditawarkan. Carilah momentum yang tepat sebelum memulai usaha. Waktu yang tidak terlalu cepat dan tidak terlalu lambat akan membawa pengaruh besar terhadap bisnis. Ide hanyalah sebatas gagasan saja jika tidak ada tim yang mampu mengeksekusi ide tersebutl. Model bisnis dan pendanaan dapat menyusul ketika faktor sebelumnya telah terpenuhi. Startup yang baik dapat mengubah dunia dan membuatnya jauh lebih baik. Semoga informasi ini dapat berguna untuk meraih rasio kesuksesan yang lebih tinggi dan menghasilkan sesuatu yang hebat hadir di dunia.

0 Shares

Adi Pramono

Adi Pramono adalah seorang web developer, juga seorang penulis lepas yang gemar membagikan tulisan tentang isu sosial, investasi, dan teknologi.

This Post Has 0 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

20 + seventeen =

Back To Top