skip to Main Content

Mengenal S&P 500 – Indeks Saham 500 Perusahaan Terbesar di Amerika Serikat

0 Shares

Apa itu Indeks S&P 500?

Indeks S&P 500, atau Indeks Standard & Poor’s 500, adalah indeks kapitalisasi pasar dari 500 perusahaan publik terbesar di Amerika Serikat.

500 perusahaan AS teratas ini dapat berubah seiring waktu, berdasarkan kapitalisasi pasar karena ada kriteria untuk dimasukkan dalam indeks. Indeks ini secara luas dianggap sebagai ukuran terbaik dari ekuitas AS berkapitalisasi besar.

Indeks S&P 500 ini merupakan salah satu indeks paling terkenal yang dimiliki dan dikelola oleh Standard & Poor’s, sebuah divisi dari McGraw-Hill.

Rumus Pembobotan dan Perhitungan untuk S&P 500

S&P 500 menggunakan metode pembobotan kapitalisasi pasar, memberikan alokasi persentase yang lebih tinggi kepada perusahaan dengan kapitalisasi pasar terbesar.

Penentuan bobot masing-masing komponen S&P 500 dimulai dengan menjumlahkan total kapitalisasi pasar untuk indeks tersebut.

  1. Perhitungan kapitalisasi pasar total untuk indeks dengan menambahkan semua kapitalisasi pasar masing-masing perusahaan.
  2. Bobot masing-masing perusahaan dalam indeks dihitung dengan mengambil kapitalisasi pasar perusahaan dan membaginya dengan total kapitalisasi pasar indeks.
  3. Sebagai tinjauan, kapitalisasi pasar suatu perusahaan dihitung dengan mengambil harga saham saat ini dan mengalikannya dengan saham beredar perusahaan.
  4. Kapitalisasi pasar total untuk S&P, serta kapitalisasi pasar masing-masing perusahaan, sering dipublikasikan di situs web keuangan, sehingga investor tidak perlu menghitungnya.

Konstruksi Indeks S&P 500

Kapitalisasi pasar suatu perusahaan dihitung dengan mengambil harga saham saat ini dan mengalikannya dengan saham yang beredar. S&P hanya menggunakan saham yang mengambang bebas, artinya saham yang dapat diperdagangkan oleh publik. S&P menyesuaikan kapitalisasi pasar masing-masing perusahaan untuk mengkompensasi masalah saham baru atau merger perusahaan. Nilai indeks dihitung dengan menjumlahkan kapitalisasi pasar yang disesuaikan dari masing-masing perusahaan dan membagi hasilnya dengan pembagi. Sayangnya, pembagi adalah informasi hak milik S&P dan tidak dirilis ke publik.

Namun, kita dapat menghitung bobot perusahaan dalam indeks, yang dapat memberikan informasi berharga kepada investor. Jika suatu saham naik atau turun, kita bisa mengetahui apakah itu mungkin berdampak pada indeks secara keseluruhan. Misalnya, perusahaan dengan bobot 10% akan memiliki dampak yang lebih besar pada nilai indeks daripada perusahaan dengan bobot 2%.

0 Shares

Adi Pramono

Adi Pramono adalah seorang web developer, juga seorang penulis lepas yang gemar membagikan tulisan tentang isu sosial, investasi, dan teknologi.

This Post Has 0 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

one × 2 =

Back To Top