skip to Main Content

Sejarah Uang dan Evolusinya

0 Shares

Pernahkan anda berpikir betapa anehnya uang? Selembar kertas atau koin, berpindah tangan dari satu orang ke orang lain dapat ditukarkan dengan makanan, pakaian, atau barang dan jasa.

Pada saat ini, bahkan kadang tidak menggunakan uang kertas sama sekali untuk transaksi, seiring perkembangan teknologi uang telah berubah menjadi digital dapat digunakan di penjuru dunia. Bagaimana hal ini bisa terjadi? Mari kita bahas dalam artikel ini, tentang evolusi uang.

Sistem Pembayaran Barter

Ribuan tahun lalu, sebelum uang yang seperti sekarang kita kenal ditemukan, manusia menggunakan sistem barter. Jika anda adalah seorang petani, hasil pertanian dapat ditukarkan dengan barang seperti pakaian, hewan ternak, atau barang lain. Jika anda nelayan anda dapat menukarkan ikan dengan barang lain seperti hasil pertanian.

Di era China kuno, orang – orang membawa lembar kertas yang merepresentasikan nilai daripada membawa barang untuk ditukarkan dengan barang lain, sehingga mudah dibawa. Lalu kemudian token kertas ini digantikan dengan bentuk benda abstrak berbentuk lingkaran – koin kuno, yang dapat merepresentasikan suatu nilai.

Berdasarkan cerita masa lalu, mada awalnya tentara romawi dibayar dengan garam, dalam bahasa Italia “sale“, yang dalam bahasa Inggrisnya diserap sebagai kata “salary”.

Uang Koin

Di sekitar tahun 600 sebelum masehi koin yang lebih modern mulai digunakan, dibuat dari electrum, secara alami mengandung emas dan perak.

Uang Kertas

Uang kertas pertama kali digunakan oleh peradaban China, di sekitar 700 tahun sebelum masehi. Setelah teknlogi cetak balok kayu (wood block printing) yang digunakan untuk mencetak tulisan atau gambar di atas lembar kertas atau kain.

Ketika penjelajah bernama Marco Polo mengunjungi China, di tahun 1200 an, dia membawa ide alat pembayaran kertas ke Eropa.

Ketika kerjaan Inggris mengkoloni Amerika, pemerintah membatasi koloni untuk mencetak mata uang sendiri, sehingga mereka tidak dapat mendeklarasikan kemerdekaan, seperti yang kemudian kita ketahui ini adalah cara jitu.

Koloni kemudian mengumpulkan mata uang asing yang dapat mereka kumpulkan untuk digunakan terutama yang populer adalah koin dolar Spanyol perak besar yang dikenal dengan nama “piece of eight” , karena terbuat dari logam lembek, jika perlu uang kecil koin tersebut dapat dibelah menjadi 8 bagian.

Di dunia barat, uang kertas belum digunakan secara luas hingga sekitar pertengahan tahun 1600, ketika bank mulai menerbitkan catatan yang menjanjikan pembayaran sesuai dengan nilai yang tertulis untuk ditukarkan dengan logam emas. Para pedagang mendapat manfaat dari sistem uang kertas ini, karena lebih mudah dibawa daripada membawa logam berat kesana kemari.

Pada saat perang sipil di Amerika, kedua belah sisi menerbitkan jumlah uang kertas dalam jumlah besar untuk membiayai peperangan, karena tidak cukup emas. Mata uang Union, dikenal dengan istilah “greenback” karena tinta hijau yang digunakan, warna yang hingga saat ini masih diasosiasikan dengan warna uang.

Kartu Kredit dan ATM

Pada tahun 1946, charge card pertama kali diperkenalkan, diberi nama “Cargeit”, diterbitkan terbatas dibandingkan dengan kartu kredit modern, tetapi terbukti merupakan ide brilian, yang hingga akhirnya BankAmericard yang sekarang kita kenal dengan nama Visa dan Mastercard.

Uang Digital

Uang pada akhirnya sampai pada era digital dimulai pada tahun 1980an diperkalkan ATM untuk khayalak ramai, menggunakan Personal Identification Number (PIN) dan Debit Card.

Saat manusia mulai berselancar di internet, layanan uang elektronik bertumbuh, memberikan alternatif pembayaran daripada cara sistem bank tradisional.

Uang Crypto

Akhir akhir ini, fenomena baru telah muncul, crypto currency, tipe uang yang desentralized, tidak memiliki bank melainkan disimpan di dalam suatu jaringan internet, secara teori tidak dimiliki oleh institusi manapun.

Uang Masa Depan

Menengok sejarah, kita telah melalui proses yang sangat panjang, uang kertas menjadi menurun penggunaannya dalam kehidupan finansial sehari – hari. Kita memulai sebuah dunia tanpa cash, dengan terbitnya chip komputer dan pin, pembayaran tanpa perlu ke bank langsung.

Seperti apa di masa depan nanti? Kita mungkin akan melihat kematian uang fisik, dan benar – benar 100 persen digital, atau mungkin manusia memiki ide lain yang lebih aneh untuk untuk jual beli?

0 Shares

Adi Pramono

Adi Pramono adalah seorang web developer, juga seorang penulis lepas yang gemar membagikan tulisan tentang isu sosial, investasi, dan teknologi.

This Post Has 0 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

two + 17 =

Back To Top